Starbucks Dengan Arsitektur Klasik

Siapa sih yang gak kenal coffee-shop yang satu ini, buat sebagian orang malahan sudah jadi bagian dari lifestyle yang gak bisa dipisahin dari keseharian hidup. Bukan cuma buat hangout, bercengkrama bareng temen, tapi digunakan pula sebagai tempat favorit buat kerja, karena konon katanya sambil ngopi & denger backsound musik yang pas, kreativitas bakal mengalir deras dari dalam otak.

Ada 3 lokasi Starbucks yang saya rekomendasikan khusus buat kamu yang cinta sama arsitektur bangunan lama.

1. Starbucks Dipatiukur, tak jauh dari kawasan kampus Unpad, ke arah selatan, di area rindang pepohonan besar Jl. Dipatiukur (bukan DU dekat Simpang Dago ya, tapi DU dekat BCA Cikapayang). Menempati bangunan bergaya tempo dulu, cocok buat kamu yang selalu ingin merasa nyaman, adem, terutama saat ngerjain tugas kuliah atau “bekerja” di luar kantor (tapi masih ada di area dalam kota), sambil ngopi. Perfect!

2. Starbucks Asia Afrika, ada di antara Hotel Savoy Homann dan Gedung Asia Afrika yang bersejarah itu, lokasi ini juga layak direkomendasikan sebagai tempat ngopi favorit. Menempati sudut ex-apotek Kimia Farma (yang sekarang pindah ke sebelahnya), menjadikan Starbuck Asia Afrika ini begitu strategis untuk sekedar melepas penat & chit chat bareng someone special atau sahabat kamu, dengan bonus view malam hari yang bikin betah. Menikmati gaya hidup modern di tengah suasana “masa lalu” adalah pengalaman yang gak bisa didapat sembarangan, so this spot is worth trying.

3. Starbucks Setiabudi, udara sejuk dan ambience Bandung Utara yang begitu kental, ditambah arsitektur klasik bangunannya, menjadikan lokasi ini wajib masuk itinerary kamu saat berada di Bandung. Posisinya persis bersebrangan dengan Gedung Isola komplek Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kebayang kan asiknya seperti apa, bisa sekalian jalan dan singgah di sini sebelum kamu menuju Lembang.

Leave a comment